Resume berita S1 Keperawatan UNUSA yang Banjir Peminat sehingga Tambah Kelas Baru
Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) terus mengalami kenaikan jumlah peminat. Untuk mengatasi hal itu, pihak kampus menambahkan satu kelas reguler sehingga kini tersedia lima kelas.
"Untuk yang reguler, kami memang ada penambahan 1 kelas. Jadi nanti total anak 5 kelas dengan jumlah mahasiswa sekitar 45 orang setiap kelasnya,” ujar Dr. Yanis Kartini, SKM., M. Kep. Ketua Program Studi S1 Keperawatan dan Ners, Unusa.
Kenaikan jumlah peminat ini konsisten setiap tahun dan belum pernah menurun. Faktor utamanya adalah peluang kerja lulusan yang terbuka luas, baik di rumah sakit dalam negeri maupun di luar negeri. Pertumbuhan fasilitas kesehatan di Indonesia juga dapat meningkatkan butuhnya tenaga perawat. Banyak lulusan Unusa pun telah bekerja di berbagai rumah sakit.
Yanis menegaskan pihaknya telah siap menerima tambahan mahasiswa baru tersebut. Berbagai persiapan telah dilakukan, di antaranya menambah tenaga pengajar.
“Tentunya kami sudah siap untuk sarana dan prasarana perkuliahan ya, termasuk tenaga SDM pengajarnya,” tukas Yanis.
Yanis juga mengungkapkan keunggulan prodi S1 Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners di Unusa, di antaranya berfokus pada keperawatan komunitas dengan pendekatan Islami, menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing, serta memiliki fasilitas dan kurikulum yang berkualitas.
“Kami memiliki 3 rumah sakit sendiri yang tentunya dapat menunjang perkuliahan. Prodi S1 Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Unusa juga telah meraih akreditasi Unggul dari LAM-PTKes, yang menunjukkan kualitas pendidikan yang tinggi dalam berbagai aspek, termasuk tata kelola, kurikulum, dan fasilitas,” tambahnya.
3 rumah sakit yang dimaksud diatas adalah RSI A. Yani, RSI Jemursari, dan RSIA Nyai Ageng Pinatih. Ketiga rumah sakit tersebut berada di bawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS) dengan pendirinya antara lain : KH. Zaki Goefron, KH. Abdul Mujib Ridwan, KH. Anas Thohir, KH. Husaini Tiway, Nyai Hj. Umi Kulsum Yasin, Nyai Hj. Maryam Thoha, Nyai Hj. Murthosiyah dan tokoh – tokoh NU yang lain.
Menurut saya, meningkatnya minat calon mahasiswa pada jurusan Keperawatan Unusa merupakan tanda positif. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan publik terhadap mutu pendidikan yang diberikan oleh Unusa. Penambahan kelas merupakan langkah yang tepat agar kesempatan belajar lebih terbuka bagi banyak orang.
Prospek kerja lulusan yang menjanjikan, baik di dalam maupun luar negeri, menjadi alasan kuat mengapa peminat semakin tinggi. Meski demikian, Unusa tetap perlu menjaga kualitas pembelajaran, praktik, serta pembinaan mahasiswa agar lulusan tidak hanya banyak jumlahnya, tetapi juga memiliki kompetensi yang benar-benar siap untuk dunia kerja dan pelayanan kesehatan profesional.
Referensi: Banjir Peminat, Prodi S1 Keperawatan Unusa Tambah Kelas Baru
Lihat juga blog teman saya: Unusa Raih Akreditasi Unggul

